rahasia, lalu aku?

tidak penting kataku

memang tidak penting jawabku

lalu apa maumu kataku lagi

hanya menawar solusi jawabku lagi

 

berbicara pada diri sendiri

mengais-ais keyakinanku sendiri

keyakinan mempertahankan pendaman fakta

yang terkadang ingin keluar begitu saja

 

penat berat

gerah lelah

 

bukan begitu caranya kataku

aku mengerti jawabku

ia tak mungkin jadi solusi kataku lagi

benar jawabku lagi

 

jika ia tak lagi menjadi rahasia

aku takut ia akan sia-sia

membayangkannya keluar dari ruang privasi

mengigit bibir, dan segalanya menjadi tidak menarik lagi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s