Mengeluh, mengeluh, dan mengeluh..

Bila weekend bisa menjadi hari istirahat, mungkin tidak untukku. Semester 5, benar-benar semester yang padat merayap. Kegiatan akademik dan non akademik di kampus seperti tak mengijinkanku untuk membaringkan tubuhku di tempat tidur. Belum lagi ditambah kegiatan di luar kampus yang juga turut ambil bagian menguras energi dan pikiranku.

Hal-hal itu yang membuatku seminggu belakangan ini mengeluh. Mengeluh dan mengeluh. Iri melihat teman-temanku yang beda fakultas, yang sepertinya begitu bahagia menjadi mahasiswa. Bahkan aku juga iri melihat teman-teman satu fakultas yang tak memiliki kegiatan eks-kampus sepadat diriku.

Tapi untungnya hari ini aku mendapat pencerahan. Aku teringat sebuah qoutes :

Don’t pray for an easier life, but pray for being stronger

Setuju banget. Kalau hidup ini begitu mudah, jalannya begitu lurus dan lebar, maka hidup tak akan menjadi ‘hidup’. Ga seru dan ga menantang dong😀

Jadi sekarang aku mengubah cara pandangku dalam melihat masalah dalam hidup. Tuhan itu begitu amat sangat mengerti kemampuan kita, Dia tak kan mungkin memberikan cobaan yang melebihi kekuatan kita. Jadi jangan mengeluh kalau ada masalah yang berat. Itu berarti Tuhan percaya kalau kita mampu menyelesaikannya. Dan semakin diasah oleh masalah maka kita akan semakin kuat dan tajam. Setajam silet😉

Kalau mau hidup enak jadi ayam atau kucing aja tuh. Hidupnya ga banyak masalah, tapi ga punya akal budi pikiran. Hehehe..

2 thoughts on “Mengeluh, mengeluh, dan mengeluh..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s