sepasang kekasih yang pertama bercinta di luar angkasa

Di rentang waktu yang berjejal dan memburai, kau berikan, sepasang tanganmu terbuka dan membiru, enggan

Di gigir yang curam dan dunia yang tertinggal dan membeku

Sungguh, peta melesap dan udara yang terbakar jauh

Kita adalah sepasang kekasih yang pertama bercinta di luar angkasa seperti takkan pernah pulang (yang menghilang)

Kau membias di udara dan terhempaskan cahaya

Seperti takkan pernah pulang, ketuk langkahmu menarilah di jauh permukaan

Jalan pulang yang menghilang, tertulis dan menghilang, karena kita, sebab kita, telah bercinta di luar angkasa

from Starlit Carousel by Frau

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s