Taukah kamu kalau kata-katamu tadi menyakitiku. Sedih banget rasanya. Aku tau kamu tipikal orang yang memang perkataannya pedas, jadi aku seharusnya bisa memaklumimu. Tapi entah kenapa aku tadi ga bisa memahamimu. Kata-katamu terlalu tajam untukku. Untunglah tadi aku bisa menguasai emosiku dengan cukup baik. Ga lucu banget kalau aku tiba-tiba mencucurkan air mata. Fyuuh.
Entah apa yang Tuhan maksud menempatkanku pada situasi tadi. Mungkin aku diperingatkan olehNya untuk belajar memaafkan. Dan yang tidak kalah penting adalah belajar untuk tidak melakukan hal yang sama pada orang lain. Bila ada orang yang memperlakukanmu dengan tidak baik, itu peringatan bahwa kamu tidak boleh memperlakukan orang lain dengan tidak baik juga. Bila kamu tersakiti hatinya, itu menjadi pelajaran bahwa kamu tidak boleh berlaku yang sama, membuat orang lain juga tersakiti hatinya.
Hai kamu. Terimakasih yaa untuk kata-kata pedasmu. Mungkin maksudmu tadi baik, kamu ga sengaja berucap pedas padaku. Malahan itu jadi pelajaran berharga buatku. Sekali lagi terimakasih teman. Kecup sayang :*
pemaknaan yang bagus…
selalu ada dua sisi pada setiap hal…
hehehe terimakasi
nice words… like it!!!
Terimakasi